Thursday, 19 November 2015

awdawdad

Image result for masyarakat kota

Sebelumnya kita harus memahamii tentang masyarakat menurut jenisnya atau tipenya yang secara umum dibedakan menjadi dua bagian yaitu :
a. Masyarakat tradisional (sederhana) dan masyarakat modern.
b. Masyarakat pedesaan dan masyarakat perkotaan.

Disini kita akan membahas pengertian masyarakat desa dan Masyarakat kota, serta perbedaan dari keduanya. sebagai berikut :
 
A. Masyarakat Desa (Rural Society)


Secara awam masyarakat desa sering diartikan sebagai masyarakat tradisional dari masyarakat primitif (sederhana). Namun pandangan tersebut sebetulnya kurang tepat, karena masyarakat desa adalah masyarakat yang tinggal di suatu kawasan, wilayah, teritorial tertentu yang disebut desa. Sedangkan masyarakat tradisional adalah masyarakat. yang menguasaan ipteknya rendah sehingga hidupnya masih sederhana dan belum kompleks. Memang tidak dapat dipungkiri masyarakat desa dinegara sedang berkembang seperti Indonesia, ukurannya terdapat pada masyarakat desa yaitu bersifat tradisional dan hidupnya masih sederhana, karena desa-desa di Indonesia pada umumnya jauh dari pengaruh budaya asing/luar yang dapat mempengaruhi perubahan-perubahan pola hidupnya.

Adapun ciri-ciri masyarakat desa antara lain :

  1. Anggota komunitas kecil
  2. Hubungan antar individu bersifat kekeluargaan
  3. Sistem kepemimpinan informal
  4. Ketergantungan terhadap alam tinggi
  5. Religius magis artinya sangat baik menjaga lingkungan dan menjaga jarak dengan penciptanya, cara yang ditempuh antara lain melaksanakan ritus pada masa-masa yang dianggap penting misalnya saat kelahiran, khitanan, kematian dan syukuran pada masa panen, bersih desa.
  6. Rasa solidaritas dan gotong royong tinggi
  7. Kontrol sosial antara warga kuat
  8. hubungan antara pemimpin dengan warganya bersifat informal
  9. Pembagian kerja tidak tegas, karena belum terjadi spesialisasi pekerjaan
  10. Patuh terhadap nilai-nilai dan norma yang berlaku di desanya (tradisi)
  11. Tingkat mobilitas sosialnya rendah
  12. Penghidupan utama adalah petani. 

B. Masyarakat Perkotaan

 
Warga belajar--sekalian, Membahas masyarakat perkotaan sebetulnya tidak dapat dipisahkan dengan masyarakat desa karena antara desa dengan kota ada hubungan konsentrasi penduduk dengan gejala-gejala sosial yang dinamakan urbanisasi, yaitu perpindahan penduduk dari desa kekota. Masyarakat perkotaan merupakan masyarakat urban dari berbagai asal/desa yang bersifat heterogen dan majemuk karen terdiri dari berbagai jenis pekerjaan/keahlian dan datang dari berbagai ras, etnis, dan agama.

Mereka datang ke kota dengan berbagai kepentingan dan melihat kota sebagai tempat yang memiliki stimulus (rangsangan) untuk mewujudkan keinginan. Maka tidaklah aneh apabila kehidupan di kota diwarnai oleh sikap yang individualistis karena mereka memiliki kepentingan yang beragam. Lahan pemukiman di kota relatif sempit dibandingkan di desa karena jumlah penduduknya yang relatif besar maka mata pencaharian yang cocok adalah disektor formal seperti pegawai negeri, pegawai swasta dan di sektor non-formal seperti pedagang, bidang jasa dan sebagainya. Sektor pertanian kurang tepat dikerjakan di kota karena luas lahan menjadi masalah apabila ada yang bertani maka dilakukan secara hidroponik. Kondisi kota membentuk pola perilaku yang berbeda dengan di desa, yaitu serba praktis dan realistis.

Ciri-ciri masyarakat kota (urban) antara lain :
  1. Kehidupan keagaam berkurang, karena cara berpikir yang rasional dan cenderung sekuler
  2. Sikap mandiri yang kuat  dan tidak terlalu tergantung pada orang lain sehingg cenderung individualistis
  3. Pembagian kerja sangat jelas dan tegas berdasarkan tingkat kemampuan/ keahlian
  4. Hubungan antar individu bersifat formal dan interaksi antar warga berdasarkan kepentingan.
  5. Sangat menghargai waktu sehingga perlu adanya perencanaan yang matang.
  6. Masyarakat cerderung terbuka terhadap perubahan didaerah tertentu (slum) 
  7. Tingkat pertumbuhan penduduknya sangat tinggi
  8. Kontrol sosial antar warga relatif rendah
  9. Kehidupan bersifat non agraris dan menuju kepada spesialisasi keterampilan
  10. Mobilitas sosialnya sangat tinggi karena penduduknya bersifat dinamis, memamanfaatkan waktu dan kesempatan, kreatif, dan inovatif.
Untuk lebih jelasnya dan memudahkan memahami tentang perbedaan masyarkat desa dan masyarakat kota ini dapat kita lihat dalam tabel dibawah ini :
            -----

TABEL PERBEDAAN MASYARAKAT PEDESAAN DAN MASYARAKAT PERKOTAAN
NO
ASPEK
MASYARAKAT PEDESAAN
MASYARAKAT PERKOTAAN
1.
Lingkungan dan orientasi terhadap alam
Kenyataan alam sangat menunjang kehidupan
Cenderung bebas dari kenyataan alam
2.
Pekerjaan/ mata pencaharian
Yang menonjol adalah bertani, nelayan, beternak
Beraneka ragam dan terspesialisasi
3.
Ukuran komunitas
Lebih kecil dengan tingkat kepadatan rendah
Lebih besar dan kompleks dengan tingkat kepadatan tinggi
4.
Homogenitas/ heterogenitas
Homogenitas dalam ciri-ciri sosial, kepercayaan, bahasa, adat istiadat.
Heterogenitas dalam ciri-ciri sosial, kebudayaan, pekerjaan, dll.
5.
Pelapisan sosial
Ukuran pada kepemilikan tanah, kepercayaan, bahasa, adat istiadat
Ukuran pada kekayaan materi, tingkat pendidikan, Kesenjangan sosial relatif besar.
6.
Mobilitas Sosial
Relatif kecil karena masyarakat homogen
Relatif besar karena masyarakat heterogen
7.
Interaksi Sosial
Bentuk umum adalah kerjasama konflik sedapat mungkin dihindari, cenderung bersifat informal
Bentuk umum adalah persaingan, karena motif ekonomi, cenderung bersifat formal.
8.
Pengawasan Sosial
Kualitas pribadi tentukan oleh kejujuran, kebangsawanan dan pengalaman
Kualitas pribadi lebih ditentukan oleh sistem hirarki dan birokrasi
9.
Pola Kepemimpinan
Kualitas pribadi ditentukan oleh kejujuran, kebangsawanan, dan pengalaman
Kualitas pribadi lebih ditentukan oleh sistem hirarki dan birokrasi
10.
Solidaritas Sosial
Solidaritas sangat tinggi tampak dalam gotong-royong, musyawarah dalam berbagai macam kegiatan
Solidaritas masih berorientasi pada kepentingan tertentu.
11.
Nilai dan sistem Nilai
Cenderung memegang teguh nilai agama, etika, dan moral
Cenderung berorientasi pada ekonomi dan pendidikan.
http://visiuniversal.blogspot.com/

Menurut saya sosialisasi masyarakat desa lebih baik daripada masyarakat kota, dan semakin berkurangnya budaya kita  diterapkan oleh masyarakat kota seperti kegiatan gotong royong yang dilakukan sebulan sekali dll. dan itu akan terus berlangsung mengikuti arus globalisasi dimana masyarakat desa akan mengalami perubahan atau sebuah progress yang akan mengalami kemajuan layaknya masyarakat kota.

Sumber

Monday, 1 July 2013

Sepuluh Fenomena langit Terindah


Bentuk formasi awan telah menarik perhatian pada satu waktu atau yang lain. Banyak dari bentuk awan terlihat indah, beberapa bentuk kadang terlihat unik dan aneh. Ada banyak jenis formasi awan, secara umum formasi awan dapat diklasifikasikan dari segi bentuknya, yaitu: tinggi, menengah, rendah, dan vertikal. Berikut adalah bentuk formasi awan unik di langit yang ada di permukaan bumi. selain itu, fenomena - fenomena lainnya yang ada dilangit juga tidak kalah indah dengan pembentukan formasi awan tersebut, untuk itu saya mencoba merangkumnya menjadi "sepuluh Fenomena Langit Terindah"


1. The Venus Belt 



Sabuk Venus diambil dari nama Dewi Venus Romawi . yang dimaksud Belt of Venus ini adalah batas batas berwarna merah muda kecoklatan yang memisahkan berkas bayangan bumi yang berwarna gelap, dengan langit di atasnya. Hal ini sebenarnya adalah bayangan Bumi yang tampak pada sisi timur atau arah yang berlawanan dengan arah terbenamnya matahari. Fenomena alam ini akan tampak sangat indah dan jelas ketika suasana langit tak berawan, namun sangat berdebu, khususnya pada saat senja, setelah matahari terbenam. Biasanya terjadi 10 – 15 menit setelah matahari terbenam.
 

2. Awan Noctilucent


Night Cloud atau awan noctilucent yang merupakan awan yang tipis, dan sama seperti fenomena "ragged-edge" Awan Noctilucent adalah awan yang sangat tinggi secara atmosfir yang membiaskan cahaya pada senja ketika matahari telah tenggelam, mengiluminasi/menyinari langit dengan sumber cahaya yang tak tampakJuga dikenal dengan nama Green Flash. Fenomena ini muncul sangat singkat sebelum matahari benar-benar tenggelam dan setelah matahari terbit. Fenomena ini muncul sebagai kilatan / cahaya hijau diatas matahari yang berlangsung sangat cepat, biasanya hanya beberapa saat. Hal ini muncul karena pembiasan cahaya di atmosfir. awan ini yang paling sering diamati pada bulan-bulan di musim panas di lintang antara 50 ° dan 70 ° utara dan selatan khatulistiwa. 

3. Undulatus Aspertus Clouds

Undulatus asperatus (atau asperatus) adalah formasi bentuk awan, diusulkan pada tahun 2009 sebagai klasifikasi awan terpisah oleh pendiri Cloud Appreciation Society. Meskipun awan tampak gelap dan seperti badai, awan cenderung menghilang tanpa membentuk suatu badai.


 4. Mammatus




Mammatus namanya berasal dari mamma (Latin) juga dikenal sebagai mammatocumulus (yang berarti "susu awan" atau "payudara awan"), adalah istilah meteorologi diterapkan pola bentuk dari kantong yang tergantung di bawah dasar awan.
5. Sun Pillars

Sun pillars / pilar matahari timbul ketika matahari yang tenggelam memantulkan cahaya es ke atas awan pada lapisan yang berbeda. Hal ini menghasilkan pilar cahaya yang tinggi menjulang hingga ke langit. dan hal serupa juga sangat dimungkinkan bagi bulan hingga membentuk moon pilar atau pilar bulan.


6. Morning Glory Clouds

Awan Morning Glory awan adalah fenomena meteorologi yang jarang terjadi, sesekali diamati di lokasi yang berbeda di seluruh dunia. Bagian selatan Teluk Utara Australia yaitu daerah Carpentaria, daerah ini adalah lokasi yang dikenal sebagai tempat pengamatan awan ini, dikarenakan adanya konfigurasi tanah dan laut yang khusus di daerah tersebut.


7. Fire Rainbow

Fenomena Pelangi Api ini biasa juga di sebut Busur Circumhorizon, fenomena ini sering terjadi di berbagai negara di antara nya Amerika, portugal dan lainya sementara fenomena Pelangi api ini pernah terjadi di Indonesia yaitu di Makassar dan banjarmasin, berikut ini bentuk-bentuk Pelangi Api atau Fire Rainbow 


8. Altocumulus Clouds

Altocumulus (Alto, "tinggi", cumulus, "menumpuk") adalah ketinggian awan genus menengah yang termasuk kategori fisik formasi stratocumuli, ditandai dengan massa bulat atau gulungan di lapisan, elemen individual yang lebih besar dan lebih gelap dibandingkan cirrocumulus dan lebih kecil dibandingkan stratocumulus. Biasanya putih atau abu-abu, dan sering terjadi pada lembaran atau patch dengan bergelombang. Seperti bentuk cumuli dan stratocumuli, altocumulus menandakan konveksi.


9. Moonbow

mengenai Moonbw (pelangi bulan) gimana tuh ko bisa ada pelangi pada malam hari? Tentu bisa dong, bila pada malam hari nya ada hujan yang turun dan bulan bersinar terang. Sama halnya dengan proses terjadinya pelangi yang bisa muncul pada siang / sore hari, namun di sini peran cahaya matahari digantikan oleh sinar bulan. Sinar memang tidak dapat dilihat oleh mata, tetapi jika bertemu dengan butiran air, tetap akan muncul warna me-ji-ku-hi-bi-ni-u.. Karena itu pada malam hari pun kita dapat melihat pelangi.



10. Aurora Australis


Pada belahan dunia selatan juga dikenal dengan nama Aurora Australis, Aurora Borealis adalah partikel bermuatan listrik dari matahari yang telah mencapai bagian teratas atmosfir bumi dan menjadi sangat aktif. Aurora biasanya sering terlihat di daerah dekat kutub dan pada waktu dimana siang dan malam sama panjang.

Berikut adalah sepuluh fenomena langit yang terindah di dunia. Semoga bermanfaat :)


Source :Kaskus

Maradona Ingin Lihat Permainan Anak-anak Indonesia





VIVAbola - Setelah dari dua hari berada di Jakarta, legenda hidup sepakbola dunia asal Argentina, Diego Maradona berkunjung ke Surabaya. Pencetak gol 'Tangan Tuhan' pada Piala Dunia 1986 tersebut tiba di Kota Pahlawan, Senin, 1 Juli 2013 sekitar pukul 11.00 WIB. 

Dari bandara, Maradona dengan pengawalan ekstra ketat kemudian diboyong ke Hotel JW Marriot. Setelah beristirahat, mantan pemain Napoli itu pun akhirnya turun dan menemui wartawan pada pukul 16.00 WIB.

"Saya senang sekali bisa bertatap muka dengan wartawan di kota Surabaya ini," ujar Maradona membuka acara jumpa pers sore tadi. 

Kepada wartawan, Maradona mengaku ingin melihat kemampuan anak-anak Indonesia. Sebab menurutnya, kemajuan sepakbola bisa dilihat dari permainan anak-anak. "Saya tidak mau yang dewasa. Saya ingin melihat cara dia berlari, menendang bola dan semuanya," kata Maradona. 

Pada kesempatan yang sama, Maradona memberikan tips bagi Indonesia untuk memperbaiki persepakbolaannya. "Harus ada pemain yang bagus, dari situ koordinasi harus kuat untuk program latihan yang bagus. Harus sering rapat dengan pelatih untuk menyaring pemain," katanya. 

Maradona telah berada di Indonesia sejak Sabtu, 29 Juni 2013. Maradona mendarat di Jakarta sekitar pukul 06.00 WIB. Selama di Jakarta, Maradona juga mengikuti berbagai agenda. Sayang, sebagian acara yang sudah dijadwalkan pantia sejak awal justru batal digelar. Maradona juga tidak jadi berkunjung ke Medan dan Makassar. 

Di Surabaya, selain bertemu dengan wartawan, malam ini, Maradona juga akan menghadiri gala dinner. Sedangkan besok, Selasa, 2 Juli 2013, Maradona akan memimpin acara coaching clinic di Tugu Pahlawan. 

Source : Vivanews